Kamis, 03 April 2014

Safety Riding: Persiapan Berkendara Jarak Jauh

Perjalanan jarak jauh dengan menggunakan sepeda motor menjadi hal biasa bagi bikers. Ritual yang kerap disebut touring ini bukan hanya untuk menjelajah keindahan alam Nusantara semata.

Namun dibalik itu ada misi tersendiri bagi penunggang kuda besi. Yap, misi menjalin silaturahmi dan meretas persaudaraan tanpa batas atau biasa disebut brotherhood.



Perjalanan jauh juga kerap terjadi kala mudik jelang hari raya Idul Fitri. Masyarakat berbondong-bondong kembali ke kampung halaman untuk Berlebaran bersama sanak family.

Namun, perjalanan jauh ini memiliki resiko yang cukup besar. Jika tidak berhati-hati, kecelakaan bisa saja terjadi kapan saja. Bukan hanya kehati-hatian, kondisi fisik dan stamina serta keadaan motor yang harus benar-benar siap diajak berlari ratusan kilometer. Jika memang dirasa masih ada yang kurang, sebaiknya urungkan niat untuk berpergian jauh dengan sepeda motor.

Bagi masyarakat, keselamatan berkendara hanya segelintir orang yang paham. Namun dikalangan bikers, safety riding sudah seperti urat nadi dan menjadi sebuah kewajiban.

Safety riding merupakan salah satu kebutuhan dikalangan pengguna sepeda motor. Bukan hanya untuk perjalanan jauh, namun tehnik berkendara yang aman dan benar harus dimulai dari keseharian dalam melajukan sepeda motor.


Jika safety riding sudah menjadi kebutuhan dasar, kecelakaan dan hal yang tidak diinginkan saat berkendara bisa ditekan. Namun tetap harus waspada dan kedepankan sopan santun selama berkendara.

BERIKUT TIPS BERKENDARA MOTOR JARAK  JAUH:

FISIK: Kondisi fisik dan stamina pengendara harus prima. Jika memang sudah merasa letih saat berkendara, ada baiknya menepi dan beristirahat. Disarankan juga untuk mengkonsumsi suplemen atau vitamin tambahan demi menjaga kebugaran selama berkendara.


ISTIRAHAT: Untuk menjaga kondisi tubuh tetap bugar, dibutuhkan istirahat yang cukup. Jika sudah merasa lelah atau kantuk, manfaatkanlah waktu sebaik mungkin untuk beristirahat. Selain itu, selama berkendara harus rileks dan jangan terlalu banyak pikiran (konsentrasi).


MOTOR:  Kondisi kendaraan, terutama performa motor, harus baik.Agar selama perjalanan aman dan nyaman, disarankan untuk membawa motor ke bengkel untuk servis. Jangan lupa kontrol beberapa part lainnya seperti kondisi ban motor, air aki, busi, lampu-lampu, kelistrikan motor dan rem (depan dan belakang).


TEHNIK BERKENDARA:  Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan (kecelakaan), tehnik safety riding harus dipahami.  Tehnik berkendara bisa memengaruhi kondisi fisik dan stamina. Agar tak cepat lelah, posisi duduk harus benar. Saat melintasi jalan bergelombang atau rusak, pengendara harus sigap agar stabilitas kendaraan terjaga.

PERLENGKAPAN: Perlengkapan keselamatan berkendara wajib diperhatikan. Untuk pengendara yang akan melakukan perjalanan jauh (mudik/touring) harus melengkapi diri dengan jaket, helm full face, sarung tangan, sepatu, jas hujan, bodi protector (pelindung kaki dan tangan), dan box untuk menyimpan perlengkapan selama berkendara jarak jauh.

KOMUNIKASI:  Setiap bikers pasti memahami komunikasi dengan bahasa isyarat. Dalam touring rombongan, bikers harus paham bahasa isyarat. Contoh, mengangkat tangan tanda kondisi darurat, menurunkan kaki kiri atau kanan pertanda ada lubang dan sebagainya.

Dari : motodream.net

Tidak ada komentar:

Posting Komentar